Deutsch Lernen

Akkusativ atau Dativ? Cara yang jelas untuk memilih

Berhenti tertukar antara den dan dem. Proses pengambilan keputusan yang praktis untuk kasus Akkusativ dan Dativ dalam bahasa Jerman, dengan pertanyaan yang memberi jawabannya.

Buka Deutsch Lernen →

Akkusativ dan Dativ adalah dua dari empat kasus dalam bahasa Jerman, dan hampir setiap pembelajar tersandung karenanya. Kuncinya bukan menghafal tabel tanpa akhir, melainkan mengajukan pertanyaan yang tepat tentang peran nomina dalam kalimat.

Akkusativ = objek langsung (wen/was?)

Akkusativ menandai hal yang secara langsung dikenai oleh verba. Tanyakan wen oder was? (siapa atau apa?). Ich sehe den Mann — saya melihat siapa? den Mann. Hanya artikel maskulin yang berubah secara jelas: der → den.

Dativ = penerima (wem?)

Dativ menandai objek tidak langsung — biasanya penerima atau pihak yang diuntungkan. Tanyakan wem? (kepada siapa?). Ich gebe dem Mann das Buch — saya memberikan buku itu kepada siapa? dem Mann. Di sini semua gender berubah: der/das → dem, die → der, bentuk jamak → den (+n pada nomina).

Biarkan verba dan preposisi yang menentukan

Saat Anda menemui verba baru, catat kasus yang dipakainya tepat di sampingnya. helfen + Dativ adalah satu fakta; mempelajarinya ulang lima kali adalah lima fakta.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara cepat membedakan Akkusativ dan Dativ?

Ajukan pertanyaannya: wen/was? mengarah ke Akkusativ (objek langsung), wem? mengarah ke Dativ (penerima). Lalu periksa apakah ada verba atau preposisi tetap yang mengharuskan salah satu kasus.

Mengapa beberapa preposisi bisa memakai kedua kasus?

Preposisi dua arah menggambarkan posisi atau arah. Gerakan menuju suatu tujuan memakai Akkusativ; lokasi statis memakai Dativ. Wohin? = Akkusativ, wo? = Dativ.

Lanjut belajar

Pelajaran tata bahasa

Topik kosakata

← Semua panduan